Dari negara mana?

free counters

Kedengaran...?


MusicPlaylistRingtones
Create a playlist at MixPod.com

~ Fase-Fase Hilâl Yang Sistematis ~

Jumat, 15 Januari 2010

Laporan hilâl tua Muharram 1431 H

Laporan hilâl tua Muharram 1431 H

Lokasi pengamatan (menurut google earth) pada :
Latitude (garis lintang) = 6°4O'46.49"S
Longitude (garis bujur) = IO6°SI'44.43"E

Hilâl tua Muharram 1431 H

Potensi terlihat menurut Moon Calculator ver.6.00 pada pagi hari (sebelum Matahari terbit) pada hari :

  • Jum’at 15 Januari 2010 (umur Bulan saat itu > 8 jam sebelum konjungsi, lama Bulan di atas ufuk > 12 menit)
Saya mencari hilâl tua (waning crescent) pada hari Jum’at, tanggal 15 Januari 2010 di pagi hari, berpedoman pada waktu setempat (Local Time (LT)) antara pukul 05.10 WIB hingga 05.40 WIB, kondisi langit SANGAT BERAWAN DAN MENDUNG.

Adapun waktu matahari dan bulan terbit di lokasi pengamatan menurut program SNPP ver.6.00 adalah :
Tanggal 15 Januari 2010 :
Waktu terbit matahari = 05.47 WIB
Waktu terbit bulan = 05.34 WIB

Pada pencarian dengan rentang waktu itu, ternyata hilâl tua TIDAK TERLIHAT oleh saya.

Alat yang digunakan untuk merukyât = mata telanjang

Berdasarkan program SNPP ver.6.00, simulasi hilâl tua tanggal 15 Januari 2010 pada pukul 05.47 WIB adalah seperti berikut :

Kesimpulan = Pada hari Jum’at, tanggal 15 Januari 2010, pencarian antara pukul 05.10 WIB hingga 05.40 WIB, hilâl tua TIDAK TERLIHAT dari lokasi pengamatan.

Minggu, 20 Desember 2009

Laporan hilâl muda Muharram 1431 H

Laporan hilâl muda Muharram 1431 H

Lokasi pengamatan (menurut google earth) pada :
Latitude (garis lintang) = 6°4O'46.49"S
Longitude (garis bujur) = IO6°SI'44.43"E

Hilâl muda Muharram 1431 H
Pada saat berpotensi terlihatnya hilâl muda bulan Muharram 1431 H, pencari hilâl dari wilayah Bogor tidak berada di lokasi pengamatan, jadi saya tidak ngerukyat.

Adapun waktu matahari dan bulan terbenam di lokasi pengamatan menurut program SNPP ver 6.00 adalah :
Tanggal 17 Desember 2009 :
Waktu terbenam matahari = 18.04 WIB
Waktu terbenam bulan = 18.49 WIB

Berdasarkan program SNPP ver.6.00, simulasi hilâl muda pada tanggal 17 Desember 2009 pukul 18.04 WIB (saat Sunset) adalah seperti berikut :

Kesimpulan = Pada hari Kamis dan Jum’at, tanggal 17 dan 18 Desember 2009, pencari hilâl dari wilayah Bogor TIDAK MERUKYAT HILÂL MUDA.

Laporan hilâl tua Dzulhijjah 1430 H

Laporan hilâl tua Dzulhijjah 1430 H

Lokasi pengamatan (menurut google earth) pada :
Latitude (garis lintang) = 6°4O'46.49"S
Longitude (garis bujur) = IO6°SI'44.43"E

Hilâl tua Dzulhijjah 1430 H
Pada saat berpotensi terlihatnya hilâl tua bulan Dzulhijjah 1430 H, pencari hilâl dari wilayah Bogor tidak berada di lokasi pengamatan, jadi saya tidak ngerukyat.

Adapun waktu matahari dan bulan terbit di lokasi pengamatan menurut program SNPP ver.6.00 adalah :
Tanggal 16 Desember 2009 :
Waktu terbit matahari = 05.32 WIB
Waktu terbit bulan = 05.05 WIB

Berdasarkan program SNPP ver.6.00, simulasi hilâl tua tanggal 16 Desember 2009 pada pukul 05.32 WIB (saat Sunrise) adalah seperti berikut :

Kesimpulan = Pada hari Rabu dan Kamis, tanggal 16 dan 17 Desember 2009, pencari hilâl dari wilayah Bogor TIDAK MERUKYAT HILÂL TUA.

Rabu, 18 November 2009

Laporan hilâl muda Dzulhijjah 1430 H

Laporan hilâl muda Dzulhijjah 1430 H

Lokasi pengamatan (menurut google earth) pada :
Latitude (garis lintang) = 6°4O'46.49"S
Longitude (garis bujur) = IO6°SI'44.43"E

Hilâl muda Dzulhijjah 1430 H
Potensi terlihat pada senja hari (setelah Matahari terbenam) pada hari :
  • Selasa 17 November 2009 (umur Bulan saat itu > 13 jam setelah konjungsi, lama Bulan di atas ufuk > 20 menit)
  • Rabu 18 November 2009 (umur Bulan saat itu > 37 jam setelah konjungsi, lama Bulan di atas ufuk > 72 menit)
Saya mencari hilâl muda (waxing crescent) pada hari Selasa, tanggal 17 November 2009 untuk bulan Dzulhijjah. Pada saat itu saya mencari hilâl muda kurang lebih pukul 17.30 WIB hingga 17.45 WIB. Kondisi langit SANGAT MENDUNG dan BERAWAN.

Adapun waktu matahari dan bulan terbenam di lokasi pengamatan menurut program SNPP ver 6.00 adalah :
Tanggal 17 November 2009 :
Waktu terbenam matahari = 17.50 WIB
Waktu terbenam bulan = 18.19 WIB

Pada pencarian dengan rentang waktu itu, ternyata hilâl muda TIDAK TERLIHAT oleh saya.

Kemudian saya mencari hilâl muda (waxing crescent) pada hari Rabu, tanggal 18 November 2009 untuk bulan Dzulhijjah. Pada saat itu saya mencari hilâl muda kurang lebih pukul 17.30 WIB hingga 17.45 WIB. Kondisi langit MENDUNG dan BERAWAN.

Adapun waktu matahari dan bulan terbenam di lokasi pengamatan menurut program SNPP ver 6.00 adalah :
Tanggal 18 November 2009 :
Waktu terbenam matahari = 17.50 WIB
Waktu terbenam bulan = 19.13 WIB

Pada pencarian dengan rentang waktu itu, ternyata hilâl muda TIDAK TERLIHAT oleh saya.

Alat yang digunakan untuk merukyât = mata telanjang

Berdasarkan program SNPP ver.6.00, simulasi hilâl muda pada tanggal 18 November 2009 pukul 17.40 WIB adalah seperti berikut :
Kesimpulan = Pada kedua hari tersebut, hilâl muda TIDAK TERLIHAT dari lokasi pengamatan.

Laporan hilâl tua Dzulqa’dah 1430 H

Laporan hilâl tua Dzulqa’dah 1430 H

Lokasi pengamatan (menurut google earth) pada :
Latitude (garis lintang) = 6°4O'46.49"S
Longitude (garis bujur) = IO6°SI'44.43"E

Hilâl tua Dzulqa’dah 1430 H
Potensi terlihat pada pagi hari (sebelum Matahari terbit) pada hari :

  • Minggu 15 November 2009 (umur Bulan saat itu > 40 jam sebelum konjungsi, lama Bulan di atas ufuk > 90 menit)
  • Senin 16 November 2009 (umur Bulan saat itu > 19 jam sebelum konjungsi, lama Bulan di atas ufuk > 40 menit)

Saya TIDAK SEMPAT untuk mencari hilâl tua (waning crescent) pada ke dua hari tersebut dikarenakan ada keperluan.

Adapun waktu matahari dan bulan terbit di lokasi pengamatan menurut program SNPP ver.6.00 adalah :
Tanggal 16 November 2009 :
Waktu terbit matahari = 05.24 WIB
Waktu terbit bulan = 04.38 WIB

Berdasarkan program SNPP ver.6.00, simulasi hilâl tua tanggal 16 November 2009 pada pukul 05.24 WIB adalah seperti berikut :

Kesimpulan = Pada hari Senin, tanggal 16 November 2009,saya TIDAK MENCARI HILÂL.

Selasa, 20 Oktober 2009

Laporan hilâl muda Dzulqa’dah 1430 H

Laporan hilâl muda Dzulqa’dah 1430 H

Lokasi pengamatan (menurut google earth) pada :
Latitude (garis lintang) = 6°4O'46.49"S
Longitude (garis bujur) = IO6°SI'44.43"E

Hilâl muda Dzulqa’dah 1430 H
Potensi terlihat pada senja hari (setelah Matahari terbenam) pada hari :

  • Minggu 18 Oktober 2009 (bagi wilayah Indonesia bagian barat, umur Bulan saat itu : 5 jam setelah konjungsi, lama Bulan di atas ufuk = 0 menit, elongasi Bulan - Matahari = 5,5 derajat)
  • Senin 19 Oktober 2009 (bagi wilayah Indonesia bagian barat, umur Bulan saat itu : 29 jam setelah konjungsi, lama Bulan di atas ufuk = 52 menit, elongasi Bulan - Matahari = 16 derajat)

Saya TIDAK BISA mencari hilâl muda (waxing crescent) untuk bulan Dzulqa’dah dikarenakan lagi sakit.

Adapun waktu matahari dan bulan terbenam di lokasi pengamatan menurut program SNPP ver 6.00 adalah :
Tanggal 18 Oktober 2009 :
Waktu terbenam matahari = 17.45 WIB
Waktu terbenam bulan = 17.47 WIB

Berdasarkan program SNPP ver.6.00, simulasi hilâl muda pada tanggal 2009 pukul WIB adalah seperti berikut :

Kesimpulan = Pada hari Minggu, tanggal 18 Oktober 2009 saya TIDAK BISA mencari hilâl muda untuk bulan Dzulqa’dah dikarenakan sakit.

Laporan hilâl tua Syawal 1430 H

Laporan hilâl tua Syawal 1430 H

Lokasi pengamatan (menurut google earth) pada :
Latitude (garis lintang) = 6°4O'46.49"S
Longitude (garis bujur) = IO6°SI'44.43"E

Hilâl tua Syawal 1430 H
Potensi terlihat pada pagi hari (sebelum Matahari terbit) pada hari :
  • Sabtu 17 Oktober 2009 (bagi wilayah Indonesia bagian barat, umur Bulan saat itu : 31 jam sebelum konjungsi, lama Bulan di atas ufuk = 64 menit, elongasi Bulan - Matahari = 17 derajat)
  • Minggu 18 Oktober 2009 (bagi wilayah Indonesia bagian barat, umur Bulan saat itu : 7 jam sebelum konjungsi, lama Bulan di atas ufuk = 20 menit, elongasi Bulan - Matahari = 6 derajat)

Saya TIDAK BISA untuk mencari hilâl tua (waning crescent) dikarenakan lagi sakit, akan tetapi berikut adalah simulasinya melalui program SNPP ver.6.00 :

Adapun waktu matahari dan bulan terbit di lokasi pengamatan menurut program SNPP ver.6.00 adalah :
Tanggal 18 Oktober 2009 :
Waktu terbit matahari = 05.29 WIB
Waktu terbit bulan = 05.09 WIB

Berdasarkan program SNPP ver.6.00, simulasi hilâl tua tanggal 18 Oktober 2009 pada pukul 05.30 WIB adalah seperti berikut :

Kesimpulan = Pada hari Minggu, tanggal 18 Oktober 2009 saya TIDAK BISA mencari hilâl tua untuk bulan syawal dikarenakan sakit.