Dari negara mana?

free counters

Kedengaran...?


MusicPlaylistRingtones
Create a playlist at MixPod.com

~ Fase-Fase Hilâl Yang Sistematis ~

Rabu, 17 Maret 2010

Laporan hilâl tua Rabi’ul Awwal 1431 H

Hilâl tua Rabi’ul Awwal 1431 H

Potensi terlihat menurut Moon Calculator ver.6.00 (lokasi seperti sebelumnya) pada pagi hari (sebelum Matahari terbit) pada hari :
  • Senin 15 Maret 2010 (umur Bulan saat itu > 23 jam sebelum konjungsi, lama Bulan di atas ufuk > 41 menit)
  • Selasa 16 Maret 2010 (umur Bulan saat itu > 59 menit sebelum konjungsi, lama Bulan di atas ufuk > 1 menit)
Adapun waktu matahari dan bulan terbit di lokasi pengamatan menurut program SNPP ver.6.00 adalah :
Tanggal 15 Maret 2010 :
Waktu terbit matahari = 05.57 WIB
Waktu terbit bulan = 05.15 WIB

Berdasarkan program SNPP ver.6.00, gambaran simulasi hilâl tua tanggal 15 Maret 2010 pada pukul 05.57 WIB adalah seperti berikut :


Kesimpulan = Pada saat berpotensinya hilâl tua Rabi’ul Awwal dapat dilihat, pencari hilâl TIDAK MERUKYAT HILÂL TUA.

Senin, 15 Februari 2010

Laporan hilâl muda Rabi’ul Awwal 1431 H

Laporan hilâl muda Rabi’ul Awwal 1431 H

Lokasi pengamatan (menurut google earth) pada :
Latitude (garis lintang) = 6°4O'46.49"S
Longitude (garis bujur) = IO6°SI'44.43"E

Hilâl muda Rabi’ul Awal 1431 H
Potensi terlihat menurut Moon Calculator ver.6.00 pada senja hari (setelah Matahari terbenam) pada hari :

  • Minggu 14 Februari 2010 (umur Bulan saat itu > 8 jam setelah konjungsi, lama Bulan di atas ufuk > 4 menit)
  • Senin 15 Februari 2010 (umur Bulan saat itu > 32 jam setelah konjungsi, lama Bulan di atas ufuk > 42 menit)
Saya mencari hilâl muda (waxing crescent) pada hari Minggu, tanggal 14 Februari 2010 untuk bulan Rabi’ul Awal. Pada saat itu saya mencari hilâl muda kurang lebih pukul 17.30 WIB hingga 18.00 WIB. Kondisi langit SANGAT BERAWAN dan GERIMIS.

Adapun waktu matahari dan bulan terbenam di lokasi pengamatan menurut program SNPP ver 6.00 adalah :
Tanggal 14 Februari 2010 :
Waktu terbenam matahari = 18.16 WIB
Waktu terbenam bulan = 18.20 WIB

Pada pencarian dengan rentang waktu itu, ternyata hilâl muda TIDAK TERLIHAT oleh saya.

Alat yang digunakan untuk merukyât = mata telanjang

Berdasarkan program SNPP ver.6.00, simulasi hilâl muda pada tanggal 14 Februari 2010 pukul 18.16 WIB adalah seperti berikut :

Kesimpulan = Pada hari Minggu, tanggal 14 Februari 2010, antara pukul 17.30 WIB hingga 18.00 WIB, hilâl muda TIDAK TERLIHAT dari lokasi pengamatan.

Minggu, 14 Februari 2010

Laporan hilâl tua Shafar 1431 H

Laporan hilâl tua Shafar 1431 H

Lokasi pengamatan (menurut google earth) pada :
Latitude (garis lintang) = 6°4O'46.49"S
Longitude (garis bujur) = IO6°SI'44.43"E

Hilâl tua Shafar 1431 H
Potensi terlihat menurut Moon Calculator ver.6.00 pada pagi hari (sebelum Matahari terbit) pada hari :
  • Sabtu 13 Februari 2010 (umur Bulan saat itu > 28 jam sebelum konjungsi, lama Bulan di atas ufuk > 50 menit)
  • Minggu 14 Januari 2010 (umur Bulan saat itu > 4 jam sebelum konjungsi, lama Bulan di atas ufuk > 6 menit)
Saya mencari hilâl tua (waning crescent) pada hari Minggu, tanggal 14 Februari 2010 di pagi hari, berpedoman pada waktu setempat (Local Time (LT)) antara pukul 05.30 WIB hingga 06.15 WIB, kondisi langit BERAWAN.

Adapun waktu matahari dan bulan terbit di lokasi pengamatan menurut program SNPP ver.6.00 adalah :
Tanggal 14 Februari 2010 :
Waktu terbit matahari = 05.57 WIB
Waktu terbit bulan = 05.51 WIB

Pada pencarian dengan rentang waktu itu, ternyata hilâl tua TIDAK TERLIHAT oleh saya.

Alat yang digunakan untuk merukyât = mata telanjang

Berdasarkan program SNPP ver.6.00, simulasi hilâl tua tanggal 13 Februari 2010 pada pukul 05.56 WIB adalah seperti berikut :

Kesimpulan = Pada hari Minggu, tanggal 14 Februari 2010, hilâl tua TIDAK TERLIHAT dari lokasi pengamatan.

Minggu, 17 Januari 2010

Laporan hilâl muda Shafar 1431 H

Laporan hilâl muda Shafar 1431 H

Lokasi pengamatan (menurut google earth) pada :
Latitude (garis lintang) = 6°4O'46.49"S
Longitude (garis bujur) = IO6°SI'44.43"E

Hilâl muda Shafar 1431 H
Potensi terlihat menurut Moon Calculator ver.6.00 pada senja hari (setelah Matahari terbenam) pada hari :
  • Sabtu 16 Januari 2010 (umur Bulan saat itu > 28 jam setelah konjungsi, lama Bulan di atas ufuk > 45 menit)
  • Minggu 17 Januari 2010 (umur Bulan saat itu > 52 jam setelah konjungsi, lama Bulan di atas ufuk > 85 menit)
Saya mencari hilâl muda (waxing crescent) pada hari Sabtu, tanggal 16 Januari 2010 untuk bulan Shafar. Pada saat itu saya mencari hilâl muda kurang lebih pukul 18.15 WIB hingga 18.30 WIB. Kondisi langit MENDUNG DAN BERAWAN.

Adapun waktu matahari dan bulan terbenam di lokasi pengamatan menurut program SNPP ver 6.00 adalah :
Tanggal 16 Januari 2010 :
Waktu terbenam matahari = 18.16 WIB
Waktu terbenam bulan = 19.01 WIB

Pada pencarian dengan rentang waktu itu, ternyata hilâl muda TIDAK TERLIHAT oleh saya.

Alat yang digunakan untuk merukyât = mata telanjang

Berdasarkan program SNPP ver.6.00, simulasi hilâl muda pada tanggal 16 Januari 2010 pukul 18.16 WIB adalah seperti berikut :

Kesimpulan = Pada hari Sabtu, tanggal 16 Januari 2010, antara pukul 18.15 WIB hingga 18.30 WIB, hilâl muda TIDAK TERLIHAT dari lokasi pengamatan.

Jumat, 15 Januari 2010

Laporan hilâl tua Muharram 1431 H

Laporan hilâl tua Muharram 1431 H

Lokasi pengamatan (menurut google earth) pada :
Latitude (garis lintang) = 6°4O'46.49"S
Longitude (garis bujur) = IO6°SI'44.43"E

Hilâl tua Muharram 1431 H

Potensi terlihat menurut Moon Calculator ver.6.00 pada pagi hari (sebelum Matahari terbit) pada hari :

  • Jum’at 15 Januari 2010 (umur Bulan saat itu > 8 jam sebelum konjungsi, lama Bulan di atas ufuk > 12 menit)
Saya mencari hilâl tua (waning crescent) pada hari Jum’at, tanggal 15 Januari 2010 di pagi hari, berpedoman pada waktu setempat (Local Time (LT)) antara pukul 05.10 WIB hingga 05.40 WIB, kondisi langit SANGAT BERAWAN DAN MENDUNG.

Adapun waktu matahari dan bulan terbit di lokasi pengamatan menurut program SNPP ver.6.00 adalah :
Tanggal 15 Januari 2010 :
Waktu terbit matahari = 05.47 WIB
Waktu terbit bulan = 05.34 WIB

Pada pencarian dengan rentang waktu itu, ternyata hilâl tua TIDAK TERLIHAT oleh saya.

Alat yang digunakan untuk merukyât = mata telanjang

Berdasarkan program SNPP ver.6.00, simulasi hilâl tua tanggal 15 Januari 2010 pada pukul 05.47 WIB adalah seperti berikut :

Kesimpulan = Pada hari Jum’at, tanggal 15 Januari 2010, pencarian antara pukul 05.10 WIB hingga 05.40 WIB, hilâl tua TIDAK TERLIHAT dari lokasi pengamatan.

Minggu, 20 Desember 2009

Laporan hilâl muda Muharram 1431 H

Laporan hilâl muda Muharram 1431 H

Lokasi pengamatan (menurut google earth) pada :
Latitude (garis lintang) = 6°4O'46.49"S
Longitude (garis bujur) = IO6°SI'44.43"E

Hilâl muda Muharram 1431 H
Pada saat berpotensi terlihatnya hilâl muda bulan Muharram 1431 H, pencari hilâl dari wilayah Bogor tidak berada di lokasi pengamatan, jadi saya tidak ngerukyat.

Adapun waktu matahari dan bulan terbenam di lokasi pengamatan menurut program SNPP ver 6.00 adalah :
Tanggal 17 Desember 2009 :
Waktu terbenam matahari = 18.04 WIB
Waktu terbenam bulan = 18.49 WIB

Berdasarkan program SNPP ver.6.00, simulasi hilâl muda pada tanggal 17 Desember 2009 pukul 18.04 WIB (saat Sunset) adalah seperti berikut :

Kesimpulan = Pada hari Kamis dan Jum’at, tanggal 17 dan 18 Desember 2009, pencari hilâl dari wilayah Bogor TIDAK MERUKYAT HILÂL MUDA.

Laporan hilâl tua Dzulhijjah 1430 H

Laporan hilâl tua Dzulhijjah 1430 H

Lokasi pengamatan (menurut google earth) pada :
Latitude (garis lintang) = 6°4O'46.49"S
Longitude (garis bujur) = IO6°SI'44.43"E

Hilâl tua Dzulhijjah 1430 H
Pada saat berpotensi terlihatnya hilâl tua bulan Dzulhijjah 1430 H, pencari hilâl dari wilayah Bogor tidak berada di lokasi pengamatan, jadi saya tidak ngerukyat.

Adapun waktu matahari dan bulan terbit di lokasi pengamatan menurut program SNPP ver.6.00 adalah :
Tanggal 16 Desember 2009 :
Waktu terbit matahari = 05.32 WIB
Waktu terbit bulan = 05.05 WIB

Berdasarkan program SNPP ver.6.00, simulasi hilâl tua tanggal 16 Desember 2009 pada pukul 05.32 WIB (saat Sunrise) adalah seperti berikut :

Kesimpulan = Pada hari Rabu dan Kamis, tanggal 16 dan 17 Desember 2009, pencari hilâl dari wilayah Bogor TIDAK MERUKYAT HILÂL TUA.